Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2016

Tutorial Penyelesaian Garis Leher Dengan Belahan

Belahan busana merupakan guntingan pada pakaian yang berfungsi memudahkan dalam memakai dan membuka pakaian. Belahan juga bisa berfungsi sebagai hiasan pada pakaian. Belahan terdapat pada baju pria maupun wanita. Belahan biasanya terdapat pada tengah muka,tengah belakang, ujung lengan maupun bagian lain pada pakaian yang ingin diberi belahan. Penyelesain belahan memiliki beberapa teknik sesuai dengan bentuk belahan yang diinginkan. Berikut adalah beberapa teknik penyelesaian belahan pada busana :

Belahan Dilapis

Tutorial Penyelesaian Garis Leher Dengan Belahan


Belahan dilapis merupakan belahan dengan cara membuat lapisan sesuai dengan bentuk garis leher. Pembuatan belahan ini hampir sama dengan penyelesaian depun tetapi dengan menggunting bagian tengahnya sehingga membentuk belahan.
 Langkah pengerjaannya :


  1.  Beri tanda sepanjang belahan pakaian.
  2.  Gunting kain lapisan dengan ukuran panjang sana dengan panjang belahan ditambah 6cm, dan lebar lebih kurang 6cm, kemudian beri tanda panjang belahan.
  3. Sambungkan garis bahu depan ,bahu belakang dengan kampuh terbuka.
  4. Dempetkan bagian baik lapisan pada bagian baik garis leher.
  5. Jahit mesin 0,5cm dari garis tengah belahan sebelah kiri terus ketitik panjang belahan, dan kembali kesisi belahan sebelah kanan gunting garis tengah belahan sampai pada tanda panjang belahan, kemudian gunting segitiga (retak) pada sudut-sudutnya.
  6. Balikkan lapisan kearah bagian buruk pakaian kemudian jahit lapisan dengan kampuh 1mm dari garis sambungan. Kemudian obras dan pres
  7. Setelah itu jahitkan pada pakaian dengan tusuk sum atau tusuk flanel.

Belahan Satu Lajur
Tutorial Penyelesaian Garis Leher Dengan Belahan

Belahan satu lajur dibuat untuk belahan yang tidak memiliki kampuh. belahan seperti ini tidak dilengkapi dengan kancing.
Langkah pengerjaannya :
  1. Beri tanda panjang belahan pada pakaian.
  2. Gunting lajut dengan panjang dua kali ukuran panjang belahan ditambah 3 cm, dan lebar dua kali lebar belahan ditambah 3cm untuk kampuh dan lipatan.
  3. gunting tanda panjang belahan kemudian jahit mesin garis sisinya seperti lipit kup.
  4. Jahit miring seperti lipit kup pada ujung guntingan belahan lebih kurang 1,5 cm.
  5. Dempetkan bagian baik lajur dengan bagian baik pakaian kemudian pentul.
  6. Jahit mesin mulai dari sisi kiri sampai batas panjang belahan terus kesisi belahan sebelah kanan dengan jarak 0,5 cm dari garis tengah.
  7. Lipatkan garis tengah lajur kebagian buruk pakaian.
  8. Lipatkan garis tengah lajur, pentul pada garis belahan.
  9. Jahit mesin dari arah buruk pakaian pada garis belahan.

Belahan Dua Lajur Tidak Sama Bentuk
Tutorial Penyelesaian Garis Leher Dengan BelahanTutorial Penyelesaian Garis Leher Dengan Belahan

Belahan dua lajur tidak sama bentuk dibuat dengan menjahitkan kain tambahan sebagai belahan. Bentuk belahan ini tidak sama bentuknya. Oleh karena itu dinamakan belahan dua lajur tidak sama bentuk. Biasanya  belahan ini dilengkapi dengan kancing dalam pemakaiannya.
Langkah pengerjaannya.
  1. Beri tanda panjang belahan pada pakaian kemudian gunting 1 cm pada ujungnya, digunting dengan bentuk seperti segitiga.
  2. Jahit mesin garis pinggir guntingan.
  3. Gunting dua buah lajur pertama sama panjang dengan belahan ditambah 0,5cm dan lebar dua kali lebar belahan ditambah 0,5 cm dan lebar 2 kali dua kali lebar belahan ditambah 1,5cm. Lajur kedua digunting sama panjang dengan lajur pertama ditambah 3 cm dan lebar dua kali lebar belahan ditambah 1,5cm.
  4. Dempetkan bagian baik lajur pertama dengan bagian baik pakaian dan jahit mesin pada tanda kampuh.
  5. Lipat garis tengaih lajur kebagian buruk pakaian.
  6. Jahit mesin garis sambungan dari dari bagian baik pakaian.
  7. Jahit lebar lajur pada tanda panjang belahan dari bagian baik pakaian.
  8. Dempetkan bagian baik lajur kedua dengan bagian buruk pakaian,kemudian jahit mesin sampai batas belahan.
  9. Pres garis sambungan kemudian lipatkan garis tengah lajur kebagian baik pakaian.
  10. Lipatkan pinggir tiras lajur dan jelujur sampai batas  panjang belahan.
  11. Rapikan bentuk segiempat lajur kemudian jelujur.
  12. Jahit mesin pinggir lajur sampai ujung segiempat kemudian terus sampai batas panjang belahan dan terus pada garis melintang lebih lanjut.

Belahan Dua Lajur Sama Bentuk
Tutorial Penyelesaian Garis Leher Dengan BelahanTutorial Penyelesaian Garis Leher Dengan Belahan

Belahan dua lajur sama bentuk dibuat dengan menjahitkan kain tambahan pada belahan. Kain tambahan ini memiliki bentuk yang sama.
Langkah pengerjaannya :
  1. Beri tanda panjang dan lebar belahan pada bagian baik pakaian.
  2. Gunting garis tengah belahan dan panjang ujungnya 1,5 cm.
  3. Jahit mesin garis pinggir guntingan sampai pada belahan sama seperti belahan dua lajur sama bentuk.
  4. Gunting dua buah lajur dengan ukuran panjang belahan ditambah 4cm dan lebar dua kali lebar belahan ditambah ditambah 2cm.
  5. Dempetkan bagian baik lajur yang berbentuk runcing pada garis belahan sebelah kiri, selanjutnya dempetkan bagian baik lajur berbentuk datar garis belahan sebelah kanan,kemudian jelujur sampai batas panjang belahan.
  6. Jahit mesin lajur sebelah kiri sampai batas ujung guntingannya kemudian jahit mesin sampai batas lajur.
  7. Lipatkan pinggiran lajur sebelah kanan kebagian dalam pakaian dan jelujur pada pakaian dengan tusuk sum.
  8. Lipatkan pinggiran lajur sebelah kiri kebagian dalam lajur dan rapikan bentuk unung segitiganya.
  9. Lipatkan garis tengah lajur sebelah kiri lajur kebagian dalam pakaian kemudian jahit mesin pada pinggiran lajur sebelah kiri sampai pada ujung segitiga dan terus sampai batas panjang belahan kemudian stik garis lebar bahan.
Sekian Infonya.. Semoga bermanfaat..



Selasa, 04 Oktober 2016

Tutorial Membuat Babydoll

Toturial Membuat Babydoll
Desain


ANALISA MODE   :

  • Krah yang dipakai yaitu krah rebah
  • Memakai lengan kop
  • Belahan sampai di garis empire
  • Memakai kancing
  • Memakai garis empire
  • Memakai rimpel pada garis empire
  • Memakai saku temple dan dihiasi dengan rimpel
  • Panjang daster di bawah lutut
  • Pada bagian bawah juga memakai rimpel.



DESAIN TRUKTUR   :

Siluet A line
Bahan katun
Motif kain bunga-bunga kecil dan daun-daun kecil

KESEMPATAN     :

Desain ini di rancang untuk busana rumah ( daster ) yang modelnya terlihat simple,longgar,dan netral dipakai pagi,siang,soer dan malam.
Toturial Membuat Babydoll
Pola Dasar

 Keterangan pola depan:                                              Keterangan pola belakang:     
A-C            = Panjang punggung                              J-K         =  Panjang  Punggung
A-E            = ½ panjang punggung                          J-L         =  ½ Panjang Punggung
E-F      = ¼ Lingkar Badan                                       L-F        =  ¼ Lingkar Badan
A-G     = ½ Lebar Punggung                                     J-M         =  ½ Lebar Punggung
G-G’   = Turun 3 cm                                                 M-M’     =  Turun 1 cm
A- A’   = Lingkar Leher 7 cm                                   J –J        = Lingkar Leher 7 cm
C-I      = 1/8 Lingkar Pinggang                                 K-P                    =  1/8 Lingkar Leher
I- I’     = 3 cm                                                           P-P’       =  3 cm
H         = ½ G  -  F                                                     N           =  ½ M’  -  O

    Pecah pola dasar badan sesuai dengan desain
Toturial Membuat Babydoll
Pecah pola badan

  Pecah pola lengan
Toturial Membuat Babydoll
Pecah pola lengan

Pecah pola krah
Toturial Membuat Babydoll
pecah pola krah

 Pola saku
Toturial Membuat Babydoll
pola saku

Pola rimpel
Toturial Membuat Babydoll
Pola rimpel

Langkah Kerja Menjahit

  1.   Tempelkan fliselin pada belahan dan press sesuai tanda
    Toturial Membuat Babydoll
    Menempelkan fliselin
  2.   Jahit rimpel untuk garis empire dan satukan bagian atas dan bawah
    Toturial Membuat Babydoll
    Membuat kerutan

    Toturial Membuat Babydoll
    Menjahit rimpel
  3.  Tempelkan kantong yang sudah dirimpel pada tanda pola
  4.  Jahit / sambungkan bahu depan dan belakang
  5.    Sambungkan kedua sisi depan dan belakang 
    Toturial Membuat Babydoll
    memasang rimpel
    Toturial Membuat Babydoll
    menjahit rimpel
  6.  Jahit rimpel pada bagian bawah.
  7.   Jahit kerah
·         Kerah digunting sesuai pola ditambah kampuh 1 cm
·         Agar bentuknya bagus diberi pelapis vislin dengan ukuran sama dengan pola.
·         Dijahit dengan setikan mesin  selebar kampuh kecuali pada bagian leher
·         Tirasnya  digunting kecil-kecil  sampai pada batas
·         Setikan  dengan jarak 1 s.d 2 cm, tujuannya    agar
·         Bentuk kerah  tidak kaku (menurut bentuk) lalu di
·         Press ( ketika menggunting tiras jangan sampai tergunting benang  setikan )
 ·         Pasangkan pada leher dengan depun (kumai serong)  dengan posisi  badan atau (leher) bagian
baik, kerah dan depun. Lalu dijahit dengan mesin   pada  sekeliling lingkar leher sesuai dengan tanda
pola.
.      Gunting kecil-kecil  sekeliling leher dan ditindas seperti memasang depun  Depun atau kumai
serong di sumkan ke badan 
Toturial Membuat Babydoll
langkah kerja membuat krah
 8.   pasang lengan poff
Toturial Membuat Babydoll
cara memasang lengan
  • Siapkan badan yang sudah dijahit garis bahu dan garis sisi. 
  • Jahit puncak kerung lengan dengan setikan jarang dua lajur, garis pola terletak diantara setikan,
  • dengan jarak antara setikan 0,5 cm. Lalu dikerut sesuai kebutuhan/desain
  • Jahit sisi lengan
  • Ukur lingkar kerung lengan badan dan samakan dengan ukuran lingkar  kerung lengan pada lengan.
  • Pasangkan lengan, dengan posisi bagian baik badan menghadap bagian baik lengan dengan bantuan
  • jarum pentul atau jelujuran dan posisikan garis bahu tepat pada titik puncak lengan. Jahit sekeliling
  • lingkar kerung lengan pada garis kampuh.

   9.Penyelesaian dengan jahit tangan
  10. Finissing
Toturial Membuat Babydoll
Hasil
Finishing dilakukan dengan membuang sisa-sisa benang dan mensetrika pakaian hingga rapi
kemudian dikemas.


Tutorial Membuat Rok Dengan Teknik Draping

Pola Bagian Muka

  1. Letakkan garis TM blaco pada TM boneka jahit dari pinggang ke bawah, ratakan dan semat.
  2. Letakkan garis panggul blaco pada garis panggul boneka jahit, ratakan, semat pada garis sisi panggul.
  3. Tarik tegak lurus bahan blaco bagian panggul atas sampai garis pinggang, ratakan sisi panggul, semat pada garis pinggang.
    Tutorial Membuat Rok Dengan Teknik Draping
  4. Selisih garis panggul dan pinggang di buat kupnat.
  5.  Letak kupnat 1/10 lingkar pinggang + 1 cm dari TM
  6.  Kupnat miring ke arah garis panggul
  7. Ratakan bagian pinggang.
  8. Buat guntingan-guntingan kecil sekitar pinggang, untuk memberi    bentuk yang bagus pada pinggang.
    Tutorial Membuat Rok Dengan Teknik Draping
  9. Rapikan bagian sisi dan bawah rok
  10. Tambahan kampuh untuk sisi rok dan pinggang selebar 2 cm.
  11. Tambahan kelim pada bagian bawah rok 3-4 cm.
  12. Pindahkan garis-garis pola boneka, jahit pada blaco, tandai bagian kupnat.

Pola Bagian Belakang
Tutorial Membuat Rok Dengan Teknik Draping

  1. Letakkan garis TB blaco pada TB boneka jahit.
  2. Letakkan garis panggul blaco pada garis panggul boneka jahit.
  3. TM pinggang ke bawah ratakan, semat.
  4. Ratakan garis panggul ke samping pas garis pola, semat.
  5. Tarik tegak lurus bahan blaco garis panggul ke pinggang, ratakan semat.
    Tutorial Membuat Rok Dengan Teknik Draping
  6. Selisih garis panggul dari pinggang di buat kupnat.
  7. Letak kupnat 1/10 lingkar pinggang – 1 cm dari TB
  8. Kupnat mengarah ke garis panggul.
  9. Ratakan bagian pinggang.
  10.  Buat guntingan-guntingan kecil pada garis pinggang untuk memberi bentuk yang bagus pada pinggang.
  11. Rapikan bagian sisi dan bawah rok.
  12. Tambahkan kampuh pada bagian sisi dan pinggang masing-masing 2 cm.
  13. Tambahkan kelim 3-4 cm pada bagian bawah rok

Memindahkan/tanda garis-garis pola boneka jahit pada bahan blaco, dengan pensil lunak.
Posisi garis tengah muka dari blus/badan dan rok.
Posisi garis tengah belakang dari blus/badan, rok, dan kerah.
Posisi garis bahu.
Posisi kampuh sisi.
Semua lipatan, kelim, lipitan kupnat.
Posisi garis dada.
Posisi garis punggung.
Posisi leher.
Posisi garis pinggang
Posisi garis panggul
Pola bagian muka ditandai dengan satu titik.
Pola bagian belakang ditandai dengan dua titik.

Langkah kerja pembuatan pola rok dengan teknik draping

Membuat body line
Tutorial Membuat Rok Dengan Teknik Draping
  1.  Menyiapkan kebutuhan bahan untuk pembuatan pola rok
  2.  Mendrap pola rok bagian depan
  3. Mendrap pola rok bagian belakang
  4. Memperbaiki pola rok dari hasil mendraping pada dresform 

Tutorial Membuat Rok Dengan Teknik Draping

Tutorial Membuat Rok Dengan Teknik Draping


Tutorial Membuat Rok Dengan Teknik Draping


5. Menggrading pola dasar rok sesuai dengan ukuran badan
6. Pecah pola sesuai dengan model
7. Memotong kain
8. Menjahit rok
9. Penyelesaian akhir