Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Oktober 2016

Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

          Bordir merupakan kerajinan yang tidak asing bagi warga Sumatera Barat. Daerah ini merupakan daerah penghasil kerajinan sulam terbesar di Indonesia. Banyak daerah di Sumatera Barat yang merupakan Sentra penghasil bordir dan sulaman. Di Sumatera Barat Bordir dan Sulaman banyak digunakan dalam acara adat. Pada pesta pernikahan memakai pelaminan yang dihias dengan sulaman dan bordir. Selain itu pakaian adat di Sumatera Barat didominasi dengan hiasan bordir dan sulam. Jadi bordir dan sulam tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan di Sumatera Barat.Salah satu daerah penghasil sulaman adalah Bukittinggi dan Pariaman.
           Di Bukittinggi banyak menyediakan pakaian dan lenan rumah tangga serta souvenir yang dibordir. Didaerah Bukittingi lebih banyak bordir untuk pakaian sedangkan di Pariaman sangat banyak pengrajin bordir untuk pelaminan. Karena pelaminan merupakan suatu keharusan dalam acara adat maka banyak pemesanan untuk pembuatan pelaminan. Dalam pembuatan pelaminan ini tidak hanya menggunakan bordir tetapi juga sulaman tangan karena ada bagian yang tidak bisa dikerjakan dengan mesin sehingga harus dikerjakan dengan tangan.
            Sulaman yang sering digunakan antara lain sulaman benang emas, sulaman kepala peniti, sulaman lekapan, sulaman bayang dan sulaman kaca yang sering digunakan untuk menghias pelaminan. Sulaman sudah diturunkan secara turun temurun oleh masyarakat sehingga rata-rata wanita didaerah ini sudah sangat biasa menyulam. Mereka belajar dari ibu maupun kakak mereka. Kerajinan sulam dan bordir merupakan penghasilan tambahan bagi ibu rumah tangga bahkan siswi sekolah yang ingin mencari penghasilan sepulang sekolah. Biasanya sulaman maupun bordir mereka ambil dari tempat pembuatan kerajinan dan dikerjakan dirumah. 
             Di Pariaman Sentra kerajinan ini terdapat di daerah Naras . Disana dapat kita temukan belasan rumah sulam dan bordir yang menyediakan berbagai produk sulam dan bordir antara lain pakaian,mukena, lenan rumah tangga dan perlengkapan pelaminan. Sulaman didaerah ini didominasi dengan sulaman benang emas. Sulaman benang emas ini banyak digunakan untuk acara adat. motif yang digunakan biasanya motif flora maupun geometris.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat
Foto ini merupakan bagian dari pelaminan yang dibuat menggunakan sulaman benang emas. Dibuat dengan motif geometris dan flora. Bagian pelaminan ini wajib ada dalam acara adat.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat
Foto ini merupakan bagian pelaminan yang dibuat dengan bordir, tetapi tidak menggunakan bordir penuh. Bordir ini memakai kain lame agar lebih ekonomis dan cepat dalam pembuatannya. Pelaminan yang menggunakan sulam benang emas memang masih diproduksi tetapi harganya cukup mahal sehingga banyak yang beralih pada penggunaan kain lame untuk membuat pelaminan.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

Ini merupakan sulaman dengan menggunakan kaca. Sulaman ini juga terdapat pada pelaminan tetapi sekarang sudah ada yang mengaplikasikannya untuk pembuatan selendang.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

Foto diatas merupakan salah satu contoh selendang yang dibuat dengan sulaman benang emas dan sulaman kepala peniti. Selendang seperti ini sering dipakai oleh wanita minang untuk menghadiri acara adat. Dulu selendang seperti ini sangat banyak dipakai tetapi sekarang hanya sebagian orang yang memakainya. Selain karena cara berpakaian yang telah berubah faktor harga juga berpengaruh karena harga selendang seperti ini pun lumayan mahal, karena nilai seni dan proses pembuatannya yang memakan waktu.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

Foto diatas merupakan contoh motif yang dibuat dengan sulaman kepala peniti. Biasanya digunakan untuk motif busana, selendang dan lenan rumah tangga.

Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

Foto ini merupakan pelaminan Minang yang menggunakan sulaman benang emas untuk menghiasnya.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

Foto diatas merupakan foto busana pengantin Minang yang dihias dengan sulaman benang emas dan bordir serta diberi mani-manik. Busana pengantin biasanya berwarna hitam dengan paduan warna emas atau pun merah dengan paduan warna emas, tergantung juga dengan adat disuatu Nagari. Tetapi saat ini telah banyak perubahan terhadap warna pada pakaian pengantin ini.Sehingga banyak kita temui pakaian pengantin dengan warna ungu,hijau,silver dan lain-lain.

Sekian infonya..Semoga bermanfaat...

Apa itu Bordir dan Sejarah Tentang Bordir di Indonesia

Di Indonesia kita mengenal teknik menghias pakaian dengan dibordir. Khususnya di Sumatera Barat terdapat banyak pengrajin bordir. Tapi tahukah kita apa sebenarnya yang dimaksud dengan bordir dan bagaimana sejarah bordir di Indonesia. Bordir sebenarnya berasal dari istilah bahasa Inggris yaitu embroydery yang artinya sulaman. Pada awalnya pengerjaan kerajinan seni ini sangat sederhana, hanya menggunakan benang dan bantuan jarum. Dibuat dengan menggunakan jari-jari tangan untuk menusukkan jarum pada kain, kemudian muncullah bebrabagi jenis tusuk hias dalam menyulam. Dengan berkembangnya teknologi maka pengerjaan bordir ini meningkat dengan memakai alat bantu berupa mesin jahit (mesin bordir) sehingga pekerjaannya semakin cepat dan menghasilkan bentuk yang lebih baik. Bahkan sekarang sudah banyak diproduksi mesin jahit bordir pengembangan dari komputer (bordir komputer). Sejak saat itu orang Indonesia mulai terbiasa dengan sebutan Border (bordir). Tetapi masyarakat Indonesia masih membedakan istilah bordir dan sulam walaupun sebenarnya istilah ini adalah sama. Bordir merupakan sulaman yang telah dilakukan dengan mesin, sehingga bordir merupakan bagian dari sulaman itu sendiri.

Defenisi Bordir

Apa itu Bordir dan Sejarah Tentang Bordir di Indonesia


Istilah bordir lebih populer di Indonesia daripada sulam,sehingga orang mendefenisikan bordir seabgai salah satu kerajinan ragam hias(untuk aksesoris berbagai busana) yang menitik beratkan pada keindahan dan komposisi warna benang pada medium berbagai kain dengan alat bantu seperangkat mesin jahit atau mesin bordir komputer.

Sejarah Bordir

Kerajinan bordir sudah sangat lama dikenal di Indonesia sekitar abad ke 18 Masehi. Bahkan pada awal abad ke 16 sulaman mutiara sudah dikenal di Jepang. Pada waktu itu bordir diperkenalkan oleh para pendatang dari Cina dan dilanjutkan oleh bangsa India yang datang dengan tujuan berdagang. Keterampilan ini diperkenalkan hampir keseluruh pelosok nusantara.

Daerah Penghasil Bordir

Pengrajin bordir masih sedikit jumlahnya. Daerah yang sampai sekarang masih banyak pengrajin bordirnya adalah daerah Sumatera khususnya Sumatera Barat, Jawa, Madura dan Bali. Kita perlu maklum dan menyadari regenerasi pengrajin bordir ini sangat lambat, karena walaupun bidang ini sangat digemari dan tidak terlalu susah dipelajari tetapi membutuhkan waktu yang lama dan kesabaran yang tinggi dalam proses pengerjaannya. Keterampilan ini identik dengan kerja seni sehingga dibutuhkan ekstra konsentrasi, semangat, kesabaran,niat dan minat yang kuat dari seorang pengrajin bordir.

Ragam Hias Seni bordir Semakin Banyak.

Peminat bordir saat ini semakin banyak dengan semakin berkembangnya industri Fashion di Indonesia. Banyak para desainer yang menggunakan hiasan bordir dalam rancangannya. Karena semakin berkembangnya dunia fashion permintaan desain bordir pun semakin berkembang dan dibuat semakin menarik. Para pembordir ini biasanya berasal dari daerah Tasikmalaya, Cirebon, Indramayu, Kudus,Padang, Bukittinggi dan Pekanbaru. Bahkan bordir juga sangat diminati oleh wisatawan manca negara. Di Bukittinggi terdapat banyak tempat usaha bordir yang menyediakan bahan pakaian yang sudah dibordir maupun disulam dan mukena. Biasanya usaha ini juga menyediakan bermacam-macam sovenir yang diberi hiasan bordir. Daerah ini merupakan penghasil bordir yang banyak diminati oleh masyarakat bahkan banyak pembeli yang berasal dari negera tetangga. Oleh karena itu kita harus mengenal dan mencintai seni kerajinan ini agar tetap berkembang dan lestari..

Sekian infonya....Semoga bermanfaat..


Selasa, 04 Oktober 2016

Tutorial Membuat Babydoll

Toturial Membuat Babydoll
Desain


ANALISA MODE   :

  • Krah yang dipakai yaitu krah rebah
  • Memakai lengan kop
  • Belahan sampai di garis empire
  • Memakai kancing
  • Memakai garis empire
  • Memakai rimpel pada garis empire
  • Memakai saku temple dan dihiasi dengan rimpel
  • Panjang daster di bawah lutut
  • Pada bagian bawah juga memakai rimpel.



DESAIN TRUKTUR   :

Siluet A line
Bahan katun
Motif kain bunga-bunga kecil dan daun-daun kecil

KESEMPATAN     :

Desain ini di rancang untuk busana rumah ( daster ) yang modelnya terlihat simple,longgar,dan netral dipakai pagi,siang,soer dan malam.
Toturial Membuat Babydoll
Pola Dasar

 Keterangan pola depan:                                              Keterangan pola belakang:     
A-C            = Panjang punggung                              J-K         =  Panjang  Punggung
A-E            = ½ panjang punggung                          J-L         =  ½ Panjang Punggung
E-F      = ¼ Lingkar Badan                                       L-F        =  ¼ Lingkar Badan
A-G     = ½ Lebar Punggung                                     J-M         =  ½ Lebar Punggung
G-G’   = Turun 3 cm                                                 M-M’     =  Turun 1 cm
A- A’   = Lingkar Leher 7 cm                                   J –J        = Lingkar Leher 7 cm
C-I      = 1/8 Lingkar Pinggang                                 K-P                    =  1/8 Lingkar Leher
I- I’     = 3 cm                                                           P-P’       =  3 cm
H         = ½ G  -  F                                                     N           =  ½ M’  -  O

    Pecah pola dasar badan sesuai dengan desain
Toturial Membuat Babydoll
Pecah pola badan

  Pecah pola lengan
Toturial Membuat Babydoll
Pecah pola lengan

Pecah pola krah
Toturial Membuat Babydoll
pecah pola krah

 Pola saku
Toturial Membuat Babydoll
pola saku

Pola rimpel
Toturial Membuat Babydoll
Pola rimpel

Langkah Kerja Menjahit

  1.   Tempelkan fliselin pada belahan dan press sesuai tanda
    Toturial Membuat Babydoll
    Menempelkan fliselin
  2.   Jahit rimpel untuk garis empire dan satukan bagian atas dan bawah
    Toturial Membuat Babydoll
    Membuat kerutan

    Toturial Membuat Babydoll
    Menjahit rimpel
  3.  Tempelkan kantong yang sudah dirimpel pada tanda pola
  4.  Jahit / sambungkan bahu depan dan belakang
  5.    Sambungkan kedua sisi depan dan belakang 
    Toturial Membuat Babydoll
    memasang rimpel
    Toturial Membuat Babydoll
    menjahit rimpel
  6.  Jahit rimpel pada bagian bawah.
  7.   Jahit kerah
·         Kerah digunting sesuai pola ditambah kampuh 1 cm
·         Agar bentuknya bagus diberi pelapis vislin dengan ukuran sama dengan pola.
·         Dijahit dengan setikan mesin  selebar kampuh kecuali pada bagian leher
·         Tirasnya  digunting kecil-kecil  sampai pada batas
·         Setikan  dengan jarak 1 s.d 2 cm, tujuannya    agar
·         Bentuk kerah  tidak kaku (menurut bentuk) lalu di
·         Press ( ketika menggunting tiras jangan sampai tergunting benang  setikan )
 ·         Pasangkan pada leher dengan depun (kumai serong)  dengan posisi  badan atau (leher) bagian
baik, kerah dan depun. Lalu dijahit dengan mesin   pada  sekeliling lingkar leher sesuai dengan tanda
pola.
.      Gunting kecil-kecil  sekeliling leher dan ditindas seperti memasang depun  Depun atau kumai
serong di sumkan ke badan 
Toturial Membuat Babydoll
langkah kerja membuat krah
 8.   pasang lengan poff
Toturial Membuat Babydoll
cara memasang lengan
  • Siapkan badan yang sudah dijahit garis bahu dan garis sisi. 
  • Jahit puncak kerung lengan dengan setikan jarang dua lajur, garis pola terletak diantara setikan,
  • dengan jarak antara setikan 0,5 cm. Lalu dikerut sesuai kebutuhan/desain
  • Jahit sisi lengan
  • Ukur lingkar kerung lengan badan dan samakan dengan ukuran lingkar  kerung lengan pada lengan.
  • Pasangkan lengan, dengan posisi bagian baik badan menghadap bagian baik lengan dengan bantuan
  • jarum pentul atau jelujuran dan posisikan garis bahu tepat pada titik puncak lengan. Jahit sekeliling
  • lingkar kerung lengan pada garis kampuh.

   9.Penyelesaian dengan jahit tangan
  10. Finissing
Toturial Membuat Babydoll
Hasil
Finishing dilakukan dengan membuang sisa-sisa benang dan mensetrika pakaian hingga rapi
kemudian dikemas.