Tampilkan postingan dengan label Aksesoris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aksesoris. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Oktober 2016

Proses Pembuatan Bordir Pada Busana


Proses Pembuatan Bordir Pada Busana
Istilah bordir lebih populer di Indonesia daripada sulam,sehingga orang mendefenisikan bordir sebagai salah satu kerajinan ragam hias(untuk aksesoris berbagai busana) yang menitik beratkan pada keindahan dan komposisi warna benang pada medium berbagai kain dengan alat bantu seperangkat mesin jahit atau mesin bordir komputer.
Dalam pembuatan bordir kita memerlukan beberapa tahapan. Tahapan ini merupakan proses dalam pembuatan bordir yang penting untuk diketahui.Tahapan tersebut antara lain:

Menyiapkan alat dan bahan dalam pembuatan bordir antara lain:

  • Menyiapkan alat menggambar dan mewarnai untuk mebuat desain bordir seperti pena,pensil, pensil warna, spidol, hvs dan kertas karbon untuk menciplak motif, kertas hvs, kertas roti dan kertas manila sebagai media menciplak motif ke kain.
  • Menyiapkan gunting kain,gunting kertas,gunting benang, stik maupun pendedel untuk membuka jahitan/bordiran dan solder untuk melubangi kain/untuk bordir kerancang
  • Menyiapkan pita ukur,kapur jahit dan jarum pentul
  • Menyiapkan mesin, mesin yang digunakan bisa merupakan mesin bordir manual ataupun bordir mesin otomatis.
  • Menyiapkan benang dan jarum khusus untuk bordir.
  • Menyiapkan pamidangan untuk meenegangkankain saat dibordir.
  • Menyiapkan setrika untuk merapikan bordiran.

Menyiapkan desain motif untuk diaplikasikan untuk bordir.

Motif yang disiapkan bisa berupa motif flora,fauna, maupun geometris.

Memindahkan atau menjiplak motif bordir pada kain yang hendak dibordir.

Kain yang digunakan untuk membordir sebaiknya bahan dengan tenunan rapat sehingga tidak rusak ketika dibordir.

Memasang kain yang akan dibordir pada ring (pamidangan).

Memasang ring (pamidangan untuk membordir hrus kuat dan regang agar mudag dalam membordir. dan sekelililng pamidangan sebaiknya dilapisi kain agar kain tidak rusak ketika diregangkan,

Tes mesin terlebih dahulu

Mencoba menggerakkan mesin dan tes mesin pada kain lain terlebih dahulu untuk memastikan mesin bisa digunakan.

Mulai membordir

Mulai membordir dengan menggunakan beberapa teknik sesuai dengan motif yang dibuat.

Menyelesaikan pekerjaan akhir atau finishing.


  1. Membuat krancang dengan alat solder apabila mesin yang digunakan tidak bisa membuat krancang langsung pada kain.
  2. Membersihkan sisa-sisa kain yang melekat pada bagian balik kain yang telah dibordir.
  3. Merendam,mengeringkan dan menjemur bordiran agar hasilnya lebih nampak rapi dan bersih.
Kualitas dan keindahan bordir sangat ditentukan beberapa faktor antara lain peralatan, sumber daya manusia yang profesional dan teknik pengerjaan yang profesional. Peralatan yang lengkap tentu sangat menunjang dalam proses pembuatan bordir. Walaupun menggunakan mesin bordir manual kita harus memastikan mesin tersebut layak digunakan untuk membordir. Begitu juga dengan peralatan lainnya yang akan menunjang kualitas dari bordir yang kita buat. Faktor sumber daya manusia juga sangat penting karena karya bordir ini harus disesuaikan dengan kemajuan mode sehingga memerlukan inovasi dan kreatifitas yang tinggi. Selain itu dalam teknik membordir juga sangat ditentukan oleh orang yang membuatnya. Kemudian Teknik pengerjaan yang profesional berarti proses pengerjaan bordir ini telah disesuaikan dengan prosedur yang sehrusnya sehingga hasilnya pun memenuhi standar.

Sekian infonya. Semoga bermanfaat...




Sabtu, 22 Oktober 2016

Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

          Bordir merupakan kerajinan yang tidak asing bagi warga Sumatera Barat. Daerah ini merupakan daerah penghasil kerajinan sulam terbesar di Indonesia. Banyak daerah di Sumatera Barat yang merupakan Sentra penghasil bordir dan sulaman. Di Sumatera Barat Bordir dan Sulaman banyak digunakan dalam acara adat. Pada pesta pernikahan memakai pelaminan yang dihias dengan sulaman dan bordir. Selain itu pakaian adat di Sumatera Barat didominasi dengan hiasan bordir dan sulam. Jadi bordir dan sulam tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan di Sumatera Barat.Salah satu daerah penghasil sulaman adalah Bukittinggi dan Pariaman.
           Di Bukittinggi banyak menyediakan pakaian dan lenan rumah tangga serta souvenir yang dibordir. Didaerah Bukittingi lebih banyak bordir untuk pakaian sedangkan di Pariaman sangat banyak pengrajin bordir untuk pelaminan. Karena pelaminan merupakan suatu keharusan dalam acara adat maka banyak pemesanan untuk pembuatan pelaminan. Dalam pembuatan pelaminan ini tidak hanya menggunakan bordir tetapi juga sulaman tangan karena ada bagian yang tidak bisa dikerjakan dengan mesin sehingga harus dikerjakan dengan tangan.
            Sulaman yang sering digunakan antara lain sulaman benang emas, sulaman kepala peniti, sulaman lekapan, sulaman bayang dan sulaman kaca yang sering digunakan untuk menghias pelaminan. Sulaman sudah diturunkan secara turun temurun oleh masyarakat sehingga rata-rata wanita didaerah ini sudah sangat biasa menyulam. Mereka belajar dari ibu maupun kakak mereka. Kerajinan sulam dan bordir merupakan penghasilan tambahan bagi ibu rumah tangga bahkan siswi sekolah yang ingin mencari penghasilan sepulang sekolah. Biasanya sulaman maupun bordir mereka ambil dari tempat pembuatan kerajinan dan dikerjakan dirumah. 
             Di Pariaman Sentra kerajinan ini terdapat di daerah Naras . Disana dapat kita temukan belasan rumah sulam dan bordir yang menyediakan berbagai produk sulam dan bordir antara lain pakaian,mukena, lenan rumah tangga dan perlengkapan pelaminan. Sulaman didaerah ini didominasi dengan sulaman benang emas. Sulaman benang emas ini banyak digunakan untuk acara adat. motif yang digunakan biasanya motif flora maupun geometris.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat
Foto ini merupakan bagian dari pelaminan yang dibuat menggunakan sulaman benang emas. Dibuat dengan motif geometris dan flora. Bagian pelaminan ini wajib ada dalam acara adat.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat
Foto ini merupakan bagian pelaminan yang dibuat dengan bordir, tetapi tidak menggunakan bordir penuh. Bordir ini memakai kain lame agar lebih ekonomis dan cepat dalam pembuatannya. Pelaminan yang menggunakan sulam benang emas memang masih diproduksi tetapi harganya cukup mahal sehingga banyak yang beralih pada penggunaan kain lame untuk membuat pelaminan.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

Ini merupakan sulaman dengan menggunakan kaca. Sulaman ini juga terdapat pada pelaminan tetapi sekarang sudah ada yang mengaplikasikannya untuk pembuatan selendang.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

Foto diatas merupakan salah satu contoh selendang yang dibuat dengan sulaman benang emas dan sulaman kepala peniti. Selendang seperti ini sering dipakai oleh wanita minang untuk menghadiri acara adat. Dulu selendang seperti ini sangat banyak dipakai tetapi sekarang hanya sebagian orang yang memakainya. Selain karena cara berpakaian yang telah berubah faktor harga juga berpengaruh karena harga selendang seperti ini pun lumayan mahal, karena nilai seni dan proses pembuatannya yang memakan waktu.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

Foto diatas merupakan contoh motif yang dibuat dengan sulaman kepala peniti. Biasanya digunakan untuk motif busana, selendang dan lenan rumah tangga.

Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

Foto ini merupakan pelaminan Minang yang menggunakan sulaman benang emas untuk menghiasnya.
Kerajinan Bordir dan Sulaman di Sumatera Barat

Foto diatas merupakan foto busana pengantin Minang yang dihias dengan sulaman benang emas dan bordir serta diberi mani-manik. Busana pengantin biasanya berwarna hitam dengan paduan warna emas atau pun merah dengan paduan warna emas, tergantung juga dengan adat disuatu Nagari. Tetapi saat ini telah banyak perubahan terhadap warna pada pakaian pengantin ini.Sehingga banyak kita temui pakaian pengantin dengan warna ungu,hijau,silver dan lain-lain.

Sekian infonya..Semoga bermanfaat...

Apa itu Bordir dan Sejarah Tentang Bordir di Indonesia

Di Indonesia kita mengenal teknik menghias pakaian dengan dibordir. Khususnya di Sumatera Barat terdapat banyak pengrajin bordir. Tapi tahukah kita apa sebenarnya yang dimaksud dengan bordir dan bagaimana sejarah bordir di Indonesia. Bordir sebenarnya berasal dari istilah bahasa Inggris yaitu embroydery yang artinya sulaman. Pada awalnya pengerjaan kerajinan seni ini sangat sederhana, hanya menggunakan benang dan bantuan jarum. Dibuat dengan menggunakan jari-jari tangan untuk menusukkan jarum pada kain, kemudian muncullah bebrabagi jenis tusuk hias dalam menyulam. Dengan berkembangnya teknologi maka pengerjaan bordir ini meningkat dengan memakai alat bantu berupa mesin jahit (mesin bordir) sehingga pekerjaannya semakin cepat dan menghasilkan bentuk yang lebih baik. Bahkan sekarang sudah banyak diproduksi mesin jahit bordir pengembangan dari komputer (bordir komputer). Sejak saat itu orang Indonesia mulai terbiasa dengan sebutan Border (bordir). Tetapi masyarakat Indonesia masih membedakan istilah bordir dan sulam walaupun sebenarnya istilah ini adalah sama. Bordir merupakan sulaman yang telah dilakukan dengan mesin, sehingga bordir merupakan bagian dari sulaman itu sendiri.

Defenisi Bordir

Apa itu Bordir dan Sejarah Tentang Bordir di Indonesia


Istilah bordir lebih populer di Indonesia daripada sulam,sehingga orang mendefenisikan bordir seabgai salah satu kerajinan ragam hias(untuk aksesoris berbagai busana) yang menitik beratkan pada keindahan dan komposisi warna benang pada medium berbagai kain dengan alat bantu seperangkat mesin jahit atau mesin bordir komputer.

Sejarah Bordir

Kerajinan bordir sudah sangat lama dikenal di Indonesia sekitar abad ke 18 Masehi. Bahkan pada awal abad ke 16 sulaman mutiara sudah dikenal di Jepang. Pada waktu itu bordir diperkenalkan oleh para pendatang dari Cina dan dilanjutkan oleh bangsa India yang datang dengan tujuan berdagang. Keterampilan ini diperkenalkan hampir keseluruh pelosok nusantara.

Daerah Penghasil Bordir

Pengrajin bordir masih sedikit jumlahnya. Daerah yang sampai sekarang masih banyak pengrajin bordirnya adalah daerah Sumatera khususnya Sumatera Barat, Jawa, Madura dan Bali. Kita perlu maklum dan menyadari regenerasi pengrajin bordir ini sangat lambat, karena walaupun bidang ini sangat digemari dan tidak terlalu susah dipelajari tetapi membutuhkan waktu yang lama dan kesabaran yang tinggi dalam proses pengerjaannya. Keterampilan ini identik dengan kerja seni sehingga dibutuhkan ekstra konsentrasi, semangat, kesabaran,niat dan minat yang kuat dari seorang pengrajin bordir.

Ragam Hias Seni bordir Semakin Banyak.

Peminat bordir saat ini semakin banyak dengan semakin berkembangnya industri Fashion di Indonesia. Banyak para desainer yang menggunakan hiasan bordir dalam rancangannya. Karena semakin berkembangnya dunia fashion permintaan desain bordir pun semakin berkembang dan dibuat semakin menarik. Para pembordir ini biasanya berasal dari daerah Tasikmalaya, Cirebon, Indramayu, Kudus,Padang, Bukittinggi dan Pekanbaru. Bahkan bordir juga sangat diminati oleh wisatawan manca negara. Di Bukittinggi terdapat banyak tempat usaha bordir yang menyediakan bahan pakaian yang sudah dibordir maupun disulam dan mukena. Biasanya usaha ini juga menyediakan bermacam-macam sovenir yang diberi hiasan bordir. Daerah ini merupakan penghasil bordir yang banyak diminati oleh masyarakat bahkan banyak pembeli yang berasal dari negera tetangga. Oleh karena itu kita harus mengenal dan mencintai seni kerajinan ini agar tetap berkembang dan lestari..

Sekian infonya....Semoga bermanfaat..