Tampilkan postingan dengan label Tips Busana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Busana. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2016

Tips Merawat Celana Jeans Agar Awet

Tips Merawat Celana Jeans Agar Awet
Celana jeans merupakan jenis busana yang umumnya dimilki setiap orang. Celana jeans bisa dipakai untuk banyak kesempatan dan modelnya pun tidak mudah ketinggalan jaman,sehingga kita bisa menggunakan celana jeans untuk waktu yang lama. Oleh karena itu tentu kita tidak ingin celana jeans yang kita miliki rusak karena perawatan yang kurang tepat. Berikut adalah beberapa tips merawat celana jeans :

Memilih Deterjen Tanpa Pemutih

Dalam Mencuci celana jeans sebaiknya gunakan deterjen tanpa pemutih karena penggunaan deterjen dengan pemutih tentu akan membuat celana anda pudar dan warnanya terlihat kusam.


Jangan Terlalu Sering Dicuci

Jeans merupakan jenis bahan yang tebal, jenis bahan seperti ini tidak perlu sering dicuci. Cucilah jeans ketika sudah kotor. Jangan terlalu sering mencuci jeans karena akan membuat warnanya pudar dan keawetan bahan pun akan berkurang sehingga jeans anda akan cepat rusak dan robek.


Mencuci Celana Jeans

Mencuci celana jeans bisa menggunakan mesin cuci maupun secara manual. Mencuci celana jeans dengan mesin cuci dapat dilakukan dengan mencuci beberapa celana sekaligus. Jangan dicampur dengan baju lain saat mencuci jeans. Pada saat mencuci jeans sebaiknya dikancingkan dan restletingnya ditutup agar bentuk dan ukuran jeans tidak berubah. Selain itu pada saat mencuci celana jeans tidak perlu diperas ataupun menggunakan pengering pakaian.


Hindari Penggunaan Air Panas

Ada sebagian orang yang berpendapat bahwa mencuci dengan air panas akan membuat celana bebas dari kotoran. Celana jeans memiliki bahan yang tebal jadi air panas tidak membantu dalam menghilangkan kotoran pada celana jeans. Penggunaan air panas hanya akan merusak serat jeans.


Menjemur Celana Jeans

Menjemur celana jeans sebaiknya dengan posisi dibalik dan dijemur tidak pada sinar matahari langsunga agar warnanya tidak pudar. Menjemur pakaian berwarna pada sinar matahari langsung memang membuat warna pudar. Oleh karena itu sebaiknya digantung di tempat yang tidak tekena matahari langsung sehingga warnanya tidak pudar.


Menyetrika Jeans

Jeans memiliki bahan yang tebal yang tidak mudah kusut sehingga sebenarnya tidak perlu disetrika. Tetapi jika celana jeans agak kusut setelah dicuci maka jeans dapat disetrika dari bagian buruknya. Hal ini dilakukan agar warnanya tidak pudar. Selain itu sebelum menyetrika celana jeans pastikan celana tersebut sudah benar-benar kering, karena celana jeans yang disetrika dalam kondisi lembab dapat menyebabkan timbul jamur dan dapat merusak celana jeans anda. Selain itu celana jeans sebaiknya digantung bukan dilipat untuk menghndari bekas garis lipatan pada selana.

Sekian infonya...Semoga bermanfaat...


Kamis, 27 Oktober 2016

Tips Memilih Celana Jeans Untuk Pria

Tips Memilih Celana Jeans Untuk Pria
Seringkali para pria kebingungan dala menentukan pakaian apa yang akan dikenakan pada suatu acara. Model Busana pria tidak terlalu banyak jenisnya berbeda dengan busana wanita yang sangat cepat berkembang dan berubah modelnya. Salah satu fashion item yang selalu hits adalah celana jeans. Selain selalu hits celana jeans juga dapat digunakan untuk banyak kesempatan seperi acara kencan maupun acara formal. Untuk memilih celana jeans yang cocok digunakan untuk berbagai kesempatan kita harus mengetahui model apa yang cocok digunakan. Berikut adalah beberapa tips memilih celana jeans pria :

1. Potongan Celana

Potongan celana sangat berpengaruh pada penampilan anda. terdapat beberapa potongan celana di pasaran seperti celana pensil dengan ukuran kaki yang sangat pas atau pun celan cutbray dengan potongan yang sangat lebar pada bagian kaki. Untuk penggunaan celana yang cocok untuk segala kesempatan sebaiknya anda memilih celana dengan potongan standart sehingga tidak dipengaruhi oleh trend.

2. Memilih Warna

Terdapat banyak pilihan warna jeans saat ini. tetapi untuk pria sebaiknya tetap mengguanakan warna seperti biru,abu-abu, coklat,putih maupun hitam. jangan menggunakan warna yang mencolok. Selain itu anda juga harus mencocoknyanya dengan warna pakaian anda. ketika anda menggunakan pakaian dengan warna gelap seperti hitam coba padukan dengan jeans biru begitu juga sebaliknya. Anda bisa menggunakan jeans putih dengan atasan berwarna gelap.

3. Pilih Ukuran yang pas

Jangan memilih celana dengan ukuran yang besar dari pinggang anda karena itu akan mempengaruhi penampilan anda, selain itu jangan memilih yang sempitkarena akan mengurangi kenyamanan anda dalam memakainya.

4. Memilih Motif

Biasanya celana jeans tidak memiliki motit, tetapi trend yang terjadi saat ini banyak juga celana yang memiliki motif. Kalau anda ingin menggunakan celana jeans yang memiliki motif pilihlah yang tidak terlalu mencolok selain itu ketika menggunakan celana jeans bermotif sebaiknya gunakan baju polos.

5. Pemilihan bentuk saku.

Celana jeans memiliki beberapa bentuk saku, ada saku dengan model saku vest yang berbentuk miring pada bagian depan, ada juga yang menggunakan model saku dalam dengan saku tempel pada bagian belakangnya. Jika anda membeli celana jeans perhatikan bentuk sakunya n=dan pilihlah sesuai dengan selera dan kenyamanan anda dalam menggunakannya.

6. Memilih Merk

Merk tentu juga merupakan syarat dalam memilih celana jeans. Merk sangat berpengaruh pada harga jeans yang kita beli. Merk tentu juga menentukan kualitas yang kita beli. Tetapi kita tetap harus berhati-hati dalam membeli celana bermerk dengan harga mahal, tetap perhatikan kualitas bahan dan jahitannya. Jangan sampai anda tertipu dengan merk tanpa memperhatikan kualitasnya lagi.

Sekian Infonya..Semoga bermanfaat

Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Gaun

Gaun adalah sepotong pakaian yang mempunyai bagian badan atas (bodice) dan rok (skirt). Bentuk gaun ditentukan oleh tingkatan lebar pada pundaknya, pinggang serta garis penyelesaian pada kelimannya. Gaun bisa dirancang pas badan (fitted) setengah pas (semi-fitted) dan tidak pas atau longgar (unfitted). Gaun dapat dirancang secara secara horizontal maupun vertikal. Pembagian secara horizontal dapat dilakukan pada titik manapun tetapi lebih bagus dengan mengikuti lekuk tubuh (kontur) pada pundak, dada(bust),pinggang dan panggul.  Sebuah gaun bergaris princess (princess line-dress), biasanya dibuat pas (fitted) dengan jahitan vertikal panjang yang dimulai dari atas garis dada (bust-line) dan berakhir pada kelimannya. Sebuah gaun juga bisa terbagi menjadi dua bagian (two piece garment) yang terdiri dari pasangan bagianatas (bodice) dengan rok bawah (skirt). Berikut ini disajikan beberapa model gaun (dresses) menurut model dan siluetnya :

A-Line Dresses
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Gaun

Model gaun ini dikenal pada tahun 1955,tampilannya membentuk garis huruf A, atau sebuah rok bawah (skirt) yang mengembang dari garis dada ataupun dari garis pinggang dengan membentuk dua sisi segitiga sehingga menyerupai huruf "A". Pada model gaun ini, kelim bawah merupakan sisi yang ketiga. Model gaun ini diciptakan oleh Cristian Dior untuk koleksi busana musim semi dan musim panas pada tahun 1955.

Asymetric Dress
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Gaun

Model busana ini tampil dengan model melekuk kesamping (keseluruhan sisi kiri dan kanannya berlawanan) tidak simetris. Atau tutup kancingnya menyamping. Busana model ini tampak asimetris,sangat luwes dan anggun sehingga disukai sepanjang masa. Namun pembuatan pola,potongan,serta penyelesaian jahitannya cukup sukar untuk dikerjakan.

Babydoll Dress
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Gaun

Model gaun ini semula dalah pakaian tiduryang diperkenalkan pada akhir tahun 1950 dan baru populer lewat film "Babydoll" yang diperkenalkan oleh Carol Baker pada tahun 1956. Model ini kebanyakan pendek, dihias dengan renda-renda sintetis dan pita-pita kecil. Istilah "babydoll" mengingatkan pada busana anak pada abad ke19.

Ball Gown
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Gaun

Pada tampilan tradisionalnya, jenis rok ini merupakan rok bawah penuh, panjang sekurang-kurangnya mencapai mata kaki. Biasanya gaun model ini dibuat dengan bahan yang mewah dengan hiasan-hiasan yang halus dan indah. Kebayakan dipotong dengan model bagu terbuka. Gaun ini telah banyak mengalami perubahan bentuk sejak pertengahan abad ke-19. Walaupun bahan tenunan halus saat ini masih dipakai tetapi yang paling sering digunakan adalah satin,sutra,tafetta dan beludru dengan hiasan-hiasan renda,manik-manik,mutiara,payet dan jumbai.

Bubble Dress
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Gaun

Pada tahun 1997, seorang perancang busana perancis Pierre Cardin memperkenalkan rok pendek, model rok pendek,dan rok bawah berbentuk gelembung yang dihasilkan dari potongan kain serong yang didasari dengan lapisan bahan kaku.

Blouson Dress
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Gaun

busana jenis ini merupakan bentuk atasan seperti blus maupun jaket dengan tali tarik (droustring) yang bila ditarik akan menghasilkan kerutan yang lembut disekitar pinggul. namun kerutan ini bisa juga diciptakan melalui elastik yang dimasukkan dalam kelimannya. Biasanya dibuat dari bahan yang tipis ringan sehingga ketika dikerut bentuknya akan jatuh dalam lipatan lembut pada sebuah ban pada bagian pinggul.

Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Model Rok

Rok bawah atau skirt merupakan bagian busana yang terendah dalam gaun wanita, yang memanjang kebawah dari pinggang melewati pinggul sampai kebawah. Rok bawah merupakan busana terpisah yang terletak pada bagian bawah garis pinggang. Rok bawah berasal dari abad pertengahan, yaitu pakaian yang menjangkau dari leher sampai ke lutut yang terdiri dari satu bagian atau satu bahan atau biasa disebut draped. Rok pada abad pertengahan biasanya dipakai dengan cara diikatkan. Pakaian ini digunakan oleh wanita ataupun pria pada abad ke-13. Wanita pada zaman Ghotik yang sedang menyusui umumnya memakai pakaian bagian atas yang disebut bodice dan bawahan yang disebut skirt. Dari istilah inilah muncul kata skirt yang kita gunakan sampai sekarang. Seiring berkembangnya zaman banyak muncul berbagai macam model rok. Berikut adalah beberapa jenis rok yang pernah ada :

Accordion Pleats
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Model Rok

Accordion Pleats adalah model rok yang memiliki plot-plot yang rata,lembut,halus dan sempit. Plot-plot itu dibuat dengan cara dijahit atau disetrika dengan bahan kimia. Rok dengan model plot-plot ini digunakan sebagai rok untuk pesta dansa selama abad ke 19. Pada awal abad ke 20 plot ini menjadi sangat populer selama tahun 1920-1950.

A-line Skirt
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Model Rok

A-line skirt adalah rok yang dibuat menegmbang tidak terlalu lebar dari pinggang sampai kelim bawah. Dibuat mengembang pada kedua sisinya seperti huruf A. Rok model ini telah dikenal sejak tahun 1955. Nama lain rok ini adalah semi flared skirt.

Apron Skirt
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Model Rok

Apron adalah sepotong bahan yang dikerut dan diberi ban tali atau biasa disebut celemek.Apron dipakai pada badan bagian depan dengan ditalikan kebelakang pada pinggang. Apron digunakan sebagai pelindung pakaian agar tidak kotor sewaktu bekerja. Apron merupakan  bagian yang tertua dari pakaian. Pada hakikatnya model apron tidak berubah sejak zaman mesir kuno hingga sekarang. setelah lebih kurang 500 tahun apron muncul lagi dan menjadi bagian mode (fashion). Dalam fashion apron dibuat dari bahan-bahan yang bagus. Selama akhir abad ke 19 apron dibuat dari bahan sutra dan dihiasi renda-renda atau bordir misalnya fancy apron, cocktail apron. Pada masa kini apron menjadi bagian dari gaun. Pada tahun 1950 muncul apron model panjang dan pendek dari bahan katun bercorak ramai. Apron bercorak ramai ini dibuat sebagai pakaian rumah bukan sebagai pakaian untuk keluar.

Ballerina Skirt

Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Model Rok
Ballerina skirt adalah rok bawah penuh yang panjangnya sampai diatas mata kaki. Model rok ini terkenal pada tahun 1950.

Ballon Skirt
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Model Rok

Ballon skirt adalah rok bawah yang dibentuk dengan dikerut pada bagian pinggang dan dijahit membentuk garis lengkung menuju lutut dan dijahit kerut pada kelim lapisan rok bawahnya (lining).

Bamboo Short Skirt
Mengenal Jenis-Jenis Inspirasi Model Rok

Bamboo Short Skirt adalah rok yang berlapis-lapis pada setiap sambungannya dam membentuk kelopak bertumpuk seperti tunas bambu (rebung). Rok dengan model ini biasa dipakai untuk pakaian malam. Rok ini populer pada tahun 1920 an. Diperkenalkan oleh Lanving Jeanne (1867-1946)

Sekian infonya...Semoga bermanfaat..



Rabu, 26 Oktober 2016

Proses Pembuatan Bordir Pada Busana


Proses Pembuatan Bordir Pada Busana
Istilah bordir lebih populer di Indonesia daripada sulam,sehingga orang mendefenisikan bordir sebagai salah satu kerajinan ragam hias(untuk aksesoris berbagai busana) yang menitik beratkan pada keindahan dan komposisi warna benang pada medium berbagai kain dengan alat bantu seperangkat mesin jahit atau mesin bordir komputer.
Dalam pembuatan bordir kita memerlukan beberapa tahapan. Tahapan ini merupakan proses dalam pembuatan bordir yang penting untuk diketahui.Tahapan tersebut antara lain:

Menyiapkan alat dan bahan dalam pembuatan bordir antara lain:

  • Menyiapkan alat menggambar dan mewarnai untuk mebuat desain bordir seperti pena,pensil, pensil warna, spidol, hvs dan kertas karbon untuk menciplak motif, kertas hvs, kertas roti dan kertas manila sebagai media menciplak motif ke kain.
  • Menyiapkan gunting kain,gunting kertas,gunting benang, stik maupun pendedel untuk membuka jahitan/bordiran dan solder untuk melubangi kain/untuk bordir kerancang
  • Menyiapkan pita ukur,kapur jahit dan jarum pentul
  • Menyiapkan mesin, mesin yang digunakan bisa merupakan mesin bordir manual ataupun bordir mesin otomatis.
  • Menyiapkan benang dan jarum khusus untuk bordir.
  • Menyiapkan pamidangan untuk meenegangkankain saat dibordir.
  • Menyiapkan setrika untuk merapikan bordiran.

Menyiapkan desain motif untuk diaplikasikan untuk bordir.

Motif yang disiapkan bisa berupa motif flora,fauna, maupun geometris.

Memindahkan atau menjiplak motif bordir pada kain yang hendak dibordir.

Kain yang digunakan untuk membordir sebaiknya bahan dengan tenunan rapat sehingga tidak rusak ketika dibordir.

Memasang kain yang akan dibordir pada ring (pamidangan).

Memasang ring (pamidangan untuk membordir hrus kuat dan regang agar mudag dalam membordir. dan sekelililng pamidangan sebaiknya dilapisi kain agar kain tidak rusak ketika diregangkan,

Tes mesin terlebih dahulu

Mencoba menggerakkan mesin dan tes mesin pada kain lain terlebih dahulu untuk memastikan mesin bisa digunakan.

Mulai membordir

Mulai membordir dengan menggunakan beberapa teknik sesuai dengan motif yang dibuat.

Menyelesaikan pekerjaan akhir atau finishing.


  1. Membuat krancang dengan alat solder apabila mesin yang digunakan tidak bisa membuat krancang langsung pada kain.
  2. Membersihkan sisa-sisa kain yang melekat pada bagian balik kain yang telah dibordir.
  3. Merendam,mengeringkan dan menjemur bordiran agar hasilnya lebih nampak rapi dan bersih.
Kualitas dan keindahan bordir sangat ditentukan beberapa faktor antara lain peralatan, sumber daya manusia yang profesional dan teknik pengerjaan yang profesional. Peralatan yang lengkap tentu sangat menunjang dalam proses pembuatan bordir. Walaupun menggunakan mesin bordir manual kita harus memastikan mesin tersebut layak digunakan untuk membordir. Begitu juga dengan peralatan lainnya yang akan menunjang kualitas dari bordir yang kita buat. Faktor sumber daya manusia juga sangat penting karena karya bordir ini harus disesuaikan dengan kemajuan mode sehingga memerlukan inovasi dan kreatifitas yang tinggi. Selain itu dalam teknik membordir juga sangat ditentukan oleh orang yang membuatnya. Kemudian Teknik pengerjaan yang profesional berarti proses pengerjaan bordir ini telah disesuaikan dengan prosedur yang sehrusnya sehingga hasilnya pun memenuhi standar.

Sekian infonya. Semoga bermanfaat...




Sabtu, 22 Oktober 2016

Mengenal Jenis-Jenis Jacket(Part 3)

Pada artikel mengenal jenis-jenis jaket part 2 telah dikelaskan beberapa jenis jaket. Karena banyaknya model jaket yang pernah ada maka pada postingan kali ini saya akan menambahkan keterangan beberapa jenis jaket lainnya. Model jaket memang mengalami perubahan dari waktu ke waktu tetapi dengan mengenal jenis jaket yang pernah ada akan memberikan inspirasi untuk membuat model baru atau membuat inovasi dengan model yang pernah ada. Berikut adalah jenis-jenisnya:

Draped Jaket
Mengenal Jenis-Jenis Jacket(Part 3)

Sebuah jaket yang menampilkan desain krah ataupun lapel (kelepak) yang jatuh menggantung(draped). Jaket ini berkesan feminim sehingga sering digunakan untuk acara yang bernuansa romantic. Dibuat dari bahan yang memiliki ketebalan tipis sampai sedang. Umumnya dipakai sebagai jaket tambahan pada acara yang modis pada suasana pesta. Jaket ini sering juga dsebut dengan nama Filled jaket.

Drizler Jaket
Mengenal Jenis-Jenis Jacket(Part 3)

Bentuk jaket luar sepanjang pinggang yang biasanya dipakai untuk bermain golf yang berciri pemakaian ribbing (bahan ban rajutan) pada pinggang dan pada manset lengan bajunya. Model ini sudah sangat populer sebagai jaket harian.

Down Jaket
Mengenal Jenis-Jenis Jacket(Part 3)

Jaket dengan panjang sepnggang yang biasanya terbuat dari bahan nylon yang diisi dengan bulu-bulu halus burung atau angsa diantara bahan atas dan lapisannya.

Duffle Jaket
Mengenal Jenis-Jenis Jacket(Part 3)

Sebuah jaket kotak (box jacket) tanpa lapisan dalam(lining) sepanjang lutut dan bertudung(hooded) yang terbuat dari bahan wool yang kuat, berkancing khusus dari kayu disebut togles memakai hemp loops (sengkelit tali rami). Awalnya berasal dari Norway dan diadaptasi sebagai bagian dari busana angkatan laut Inggris selama perang dunia ke-II. Dipopulerkan sekitar tahun 1950 sebagai sport jacket baik untuk pria maupun wanita.

Double Breasted Jacket
Mengenal Jenis-Jenis Jacket(Part 3)

Potongan dan bentuk dasar dari jaket,mantel dan gaun yang memperkenankan satu sisi dari bagian depan menelangkup keatas sisi depan lainnya untuk beberapa centimeter. Over coat (mantel luar dan storm coat (mantel badai) pada umumnya dibuat dengan telangkup dobel (double breasted) untuk kehangatan dan perlindungan ,juga untuk mengelabui bentuk badan pria yang lebih besar, seperti halnya bentuk tubuh wanita yang berproporsi ample (Besar melebar). Istilah double breasted juga dipakai untuk sebuah jaket,Waistcoats/vest maupun mantel luar outcoat dimana bagian badan yang satu menumpang diatas bagian yang lain pada bagian depan. Ada dua deretan vertikal kancing-kancing dan deretan tunggal dari lubang kancingnya dengan biasanya ada satu kancing lagi dibawahnya untuk menguatkan.

Field Jacket
Mengenal Jenis-Jenis Jacket(Part 3)

Sebuah tipe jaket untuk berburu,dikarenakan bahan yang dipergunakan adalah katun yang sangat tebal maka memakan waktu yang lama untuk mempopulerkannya, bagaimanapun jaket jenis ini sangat tahan lama dan cocok untuk lingkungan yang keras. keistimewaan dari jaket ini adalah krah yang dibuat dari bahan yang berbeda, dalam hal ini pemakaian bahan corduroy (semacam bahan bertuas bulu-bulu garis. Jaket ini memiliki nama lain Barn jaket.

Hacking Jacket
Mengenal Jenis-Jenis Jacket(Part 3)

Merupakan jaket pas badan(fitted) bertelangkup tunggal (single breasted) yang melebar dari bagian pinggangnya yang membentuk diatas pinggul dengan satu belahan yang terletek dibagian belakang. Aatau belahan samping, dipotong sedikit lebih panjang daripada jaket sport pada umumnya, bersaku miring yang dikenal dengan nama "hacking pocket" dengan saku kecil yang dikenal "ticket pocket" atau "change pocket" letaknya diatas saku bawah pada bagian kanan. jaket ini dipakai sejak abad ke-19 untuk menunggang kuda dan diadaptasi sebagai busana yang modis selama akhir abad ke-20.. Jaket ini memiliki nama lain yaitu Equetrian jacket.

Sekian infonya...Semoga bermanfaat...


Rabu, 19 Oktober 2016

Tips Memilih Busana Agar Terlihat Lebih Langsing

           
           Memiliki penampilan menarik tentu merupakan idaman setiap orang apalagi wanita. Menjaga penampilan agar tetap terlihat menarik tentu menjadi penting bagi setiap wanita. Memiliki tubuh ideal tentu merupakan nilai plus dalam berpenampilan karena cocok dengan banyak jenis busana tetapi bagi wanita yang memiliki tubuh dengan proporsi kurang ideal juga bukan penghalang dalam berpenampilan. Yang diperlukan adalah pintar dalam memilih model busana yang akan kita kenakan. Pemilihan model busana tentu berpengaruh pada bentuk yang ditampilkan pada tubuh. Kita tidak harus diet ketat untuk menurunkan berat badan agar terlihat ideal, tetapi membuat ilusi optik agar kelihatan langsing bisa dilakukan dengan pemilihan busana yang cocok sehingga penampilan anda akan lebih menarik.Pemilihan busana yang kurang tepat akan memperburuk penampilan anda, bahkan membuat anda terlihat semakin gemuk. Berikut adalah beberapa tips dalam memilih busana agar terlihat menarik :

1. Gunakan Celana Jeans yang Memiliki Potongan Lurus. 

Potongan lurus akan memberi kesan kaki yang lebih panjang dan langsing pada bagian kaki. Model seperti ini juga cocok bagi anda yang memiliki pinggul besar. untuk warna sebaiknya gunakan warna yang gelap untuk menyamarkan bentuk paha. Pilihlah warna seperti warna hitam, coklat, abu-abu tua atau warna gelap lainnya.

2. Gunakan Busana dengan Garis Vertikal.

Garis vertikal memang membantu dalam membuat penampilan terlihat langsing. Walaupun sudah sangat biasa tetapi tips ini sangat manjur dalam membuat anda tampak langsing. sebaliknya hindari garis horizontal karena hanya akan membuat anda terlihat semakin lebar.

3. Gunakan Legging

Untuk memperlihatkan bagian kaki anda juga bisa memadukan legging dengan tunik selutut ataupun dress selutut yang akan menyamarkan bentuk pinggul dan paha.

4. Hindari Fokus Pada Badan dan Pinggang

 Hindari pemakaian  busana yang memiliki motif maupun hiasan yang terlalu ramai pada bagian dada maupun pinggang karena akan membuat fokus penglihatan kearah tersebut sehingga semakin terlihat besar.

5. Gunakan Ikat Pinggang

Gunakan ikat pinggang yang kecil untuk membentuk pinggang. Hindari penggunaan ikat pinggang yang lebar.

6. Pilih Bahan Melangsai/ Jatuh

Gunakan bahan yang melangsai pada tubuh seperti bahan ciffon, ceruti, maupun sutra. jangan menggunakan baju dengan bahan yang melekat pada kulit seperti bahan kaos atau jersey karena akan semakin memperlihatkan bentuk tubuh  anda.

7. Pilih Model Krah V

Pilih dress yang memiliki krah V atau yang biasa disebut dengan krah V neck. Krah ini akan membantu anda terlihat lebih raping dari pada menggunakan krah bulat yang akan membuat anda terlihat semakin lebar. Demikian juga dengan garis leher sabrina juga akan membuat anda semakin terlihat gemuk.

8. Gunakan Baju Yang Tidak Terlalu Longgar

Pilihlah baju yang tidak terlalu longgar. Jangan menggunakan baju yang terlalu longgar tetapi jangan juga memakai baju yang terlalu pas dipadan. Memakai busana dari bahan yang melangsai dengan model berdrapery juga sangat membantu agar anda terlihat lebih langsing.

9. Memakai Warna Hitam

Memakai busana berwarna hitam memang akan membuat tubuh terlihat lebih langsing. Tetapi bukan berarti anda hanya akan mengguanakan warna hitam. Anda bisa memadupadankannya dengan warna cerah lainnya.Contoh anda memakai long cardi berwarna hitam dengan memakai dress berwarna merah. Warna hitam akan menyamarkan bentuk tubuh anda dan warna merah membuat tamoilan anda lebih cerah.

10. Gunakan High Heels

Memakai high heels dengan model lancip dan dengan hak yang kecil juga membuat tubuh akan terlihat lebih ramping.

Sekian tipsnya...Semoga bermanfaat...


Mengenal Coats (Mantel) Dan Jenis-Jenisnya (part 1)

            Coats atau mantel merupakan pakaian luar yang dipakai diatas busana sebagai pelindung cuaca. Mantel biasa dikenakan pada daerah yang memiliki 4 musim. Coats dipakai untuk keluar rumah pada musim dingin. Coats berawal dari jubah Yunani yang dinamakan "himation"atau toga romawi yang disebut dengan "palla" yang selanjutnya berubah menjadi mantel luar (overcoats) dan mantel jas hujan (raincoats). Pada abad pertengah mantel ini memiliki model tanpa lengan,berupa segiempat panjang,lingkaran baik yang memiliki penutup pada bagian muka ataupun yang memiliki penutup pada bagian punggungnya. Ada juga yang tidak memiliki bukaan pada bagian belakang maupun depan tetapi hanya memiliki lingkar leher yang lebar untuk memasukkan kepala. Pada perkembangan selanjutnya mantel ini dibuat dengan memakai lengan. Ada beberapa jenis mantel, antara lain :

A-Line Coats

Mengenal Coats (Mantel) Dan Jenis-Jenisnya (part 1)
Sebuah mantel dengan siluet garis "A" (A-line) yang melebar pada bagian kelim bawahnya. Bentuk dan model seperti ini sangat populer dikalangan wanita pada awal abad ke-20. Karena penampilannya yang ramping walaupun dibuat dari bahan yang tebal sekalipun. Model ini dapat mengelabui penampilan (flattering) penampilan sehingga pemakai nampak langsing.












Balmacaan Coats

Mengenal Coats (Mantel) Dan Jenis-Jenisnya (part 1)
Balmacaan Coats merupakan mantel atasan (top coats) atau mantel luar (over coats). Model seberti ini biasa dibuat dengan wool kasar dengan krah berukuran lebar kurang lebih 9cm yang bisa dipakai datar atau ditegakkan keatas. Biasanya memakai kantong Vest dengan saku tempel didalamnya. Model jenis ini sangat bermanfaat untuk cuaca dingin. Bagian belakang mantel ini lebih lebar dari pada mantel kotak (box coats) serta bersabuk yang bisa dipakai atau dilepas. Nama Balmacaan Coats berasal dari golongan masyarakat balmacaan dari Scotland (Inggris). mantel atau krahnya biasa disebut "bal" yang sering juga dipakai sebagai jas hujan (raincoats).








Barrel Coats

Mengenal Coats (Mantel) Dan Jenis-Jenisnya (part 1)
Sebuah mantel dengan siluet seperti tong kayu " barrel" atau garis gelondongan benang (spindle line). Model ini dikenakan oleh Cristian Dior untuk koleksi musim gugur dan musim dingin (Autum and Winter)pada tahun 1957 sebagai salah satu karyanya.














Bench Warmer Coats

Mengenal Coats (Mantel) Dan Jenis-Jenisnya (part 1)
Merupakan sebuah tipe dari stadium coats yaitu mantel musim dingin/winter untuk menyaksikan kegiatan olahraga (sport). Desainnya menampilkan hood (tudung) memakai ritz (tutup tarik)pada bagian depan, saku-saku tempel dengan penutupnya. Mantel ini dirancang sepanjang lutut dan dibuat dari bahan melton sejenis wool halus.













Box Coats

Mengenal Coats (Mantel) Dan Jenis-Jenisnya (part 1)
Merupakan mantel dengan bentuk kotak (boxcoats) dengan siluet lurus tanpa garis pinggang sama sekali dengan panjang yang bervariasi. Merupakan mantel luar ataupun mantel atasan,maupun mantel yang menggantung lurus dengan lengan baju licin. Memakai bukaan depan gulbi ataupun sederatan kancing-kancing. Box coats adalah model yang populer digunakan selama dekade 1940-1950 baik oleh pria maupun wanita. Modelnya dibuat dengan model telangkup tunggal maupun telangkup dobel dengan model klepak krah meruncing pada keduanya. Bahannya biasanya dibuat dari bahan cashmere,camel's hair (bulu onta), fleese,(bahan tuas bulu),broadcloth,tweeds dan plaids (kotak-kotak). Biasa digunakan pada musim semi maupun sebagai pelengkap sebuah mantel yang cocok untuk segala suasana.





Canadienne Coats

Mengenal Coats (Mantel) Dan Jenis-Jenisnya (part 1)
Mantel kerja sepanjang pinggul,model telangkup dobel yang bersabuk biasa dipakai oleh para penebang kayu di Canada pada musim dingin. yang juga dipakai oleh serdadu Canada yang ditempatkan di Prancis selama perang dunia ke-II. Model ini mengilhami para perancang busana di Paris untuk memikirkan mantel yang serupa bagi wanita sebagai  mantel jalan yang khususnya praktis dibuat untuk bersepeda, dimana waktu itu merupakan satu-satunya transportasi yang ada.












Sekian infonya...Semoga bermanfaat...Nantikan Part selanjutnya....

Mengenal Bentuk Dasar Rok

Mengenal Bentuk Dasar Rok
Rok bawah atau skirt merupakan bagian busana yang terendah dalam gaun wanita, yang memanjang kebawah dari pinggang melewati pinggul sampai kebawah. Rok bawah merupakan busana terpisah yang terletakpada bagian bawah garis pinggang. Rok bawah berasal dari abad pertengahan, yaitu pakaian yang menjangkau dari leher sampai ke lutut yang terdiri dari satu bagian atau satu bahan atau biasa disebut draped. Rok pada abad pertengahan biasanya dipakai dengan cara diikatkan. Pakaian ini digunakan oleh wanita ataupun pria pada abad ke-13. Wanita pada zaman Ghotik yang sedang menyusui umumnya memakai pakaian bagian atas yang disebut bodice dan bawahan yang disebut skirt. Dari istilah inilah muncul kata skirt yang kita gunakan sampai sekarang.
Perubahan-perubahan pada panjang,lebar, serta bentuk rok bawah mempunyai efek yang sangat menentukan bagi bentuk garis mode (siluet mode). Perubahan panjang rok walaupun hanya beberapa centimeter akan mempengaruhi keseimbangan keseluruhan busana. Garis keliman rok bawah merupakan bagian terpenting dari siluet mode. Garis keliman ini variasi perubahannya lebih sering dibandingkan dengan bagian lainnya.
Ada empat bentuk dasar rok bawah yaitu ;

1. Lurus (Straigh)

adalah rok yang mempunyai jahitan samping lurus yang dibentuk kedalam dengan kerutan,lipatan/ploi,atau kup (dart) untuk menyesuaikan bentuk pinggang.

2. Mengembang (Flared)

Rok bawah yang mengembang merupakan rok yang berbentuk pasak(wedge) yaitu rok yang menambah kepenuhan dari pinngang sampai kelim bawah. Untuk menambahkan kepenuhan rok biasanya ditambahkan Godet atau dengan penambahan ukuran dengan pecah pola yang biasa disebut dengan rok pias.

3. Menyempit kebawah (Pegged)

Rok ini bentuknya kebalikan dari rok mengembang kebawah atau berbentuk pasak terbalik. Pada garis pinggang lebih lebar kemudian menyempit pada bagian bawah kelimnya. Kelebihan pada pinggang dikurangi dengan kerutan (gathers), lipatan (tucks), atau di draper.

4. Lingkaran atau sirkel (Circular)

Rok bawah sirkel bentuknya sangat lebar,ramping pada pinggang dan penuh pada bagian kelimnya. Rok ini bisa berbentuk setengah lingkaran, lingkaran penuh atau beberapa lingkaran yang dijadikan satu.

Sekian infonya...Semoga bermanfaat....

Mengenal Jenis-Jenis Kain Dalam Pembuatan Busana (part2)

Pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan beberapa jenis kain yang sering digunakan. Pada kesempatan kali ini saya akan menambahkan beberapa jenis kain yang sering digunakan dalam pembuatan busana. Jenis kain tersebut antara lain :

9. Kain Satin 

Mengenal Jenis-Jenis Kain Dalam Pembuatan Busana (part2)

Kain satin merupakan kain yang mengkilat pada bagian muka dan kusam pada bagian belakangnya. Kain satin ini pun memiliki beberapa jenis berdasarkan kualitas satinnya. Satin biasa dengan harga terjangkau biasanya akan cepat berbulu dan sangat mudah rusak bila tersangkut jarum. Oleh karena itu dalam proses pembuatan busana harus hati-hati, jangan sampai tersangkut jarum karena seratnya akan rusak.

10. Kain Rayon

Mengenal Jenis-Jenis Kain Dalam Pembuatan Busana (part2)
Kain rayon merupakan yang menyerupai sutra sehingga biasa dsebut sutra buatan. dalam industri tekstil kain ini disebut sebgai rayon viskosa. Rayon merupakan kain yang berkilau dan tidak mudah kusut. Bahan ini biasa dipakai sebagai bahan baku baju batik.

11. Kain Sutra

Kain sutra merupakan kain yang berasal dari serat alam. Serat ini berasal dari kepompong ulat sutra. Sutra asli memiliki harga yang mahal dan kita harus hati-hati membeli bahan sutra karena tidak semua toko kain menyediakan sutra asli. Terkadang ada juga yang menyediakan sutra campuran. Sutra asli memiliki tekstur yang lembut, cenderung tipis,dapat meyerap keringat dengan baik sehingga nyaman digunakan. Sutra tidak bisa dicuci dengan deterjen karena akan merusak serat, pencucian sutra harus menggunakan sabun khusus kain sutra atau sabun dengan ph rendah untuk menjaga kekuatan serat dan warna kain.

12. Kain Denim

Mengenal Jenis-Jenis Kain Dalam Pembuatan Busana (part2)

Kain denim banyak dipakai untuk pembuatan celana dan jaket. Tekstur kain ini cenderung kasar dan tebal. Pada awalnya pemakaian denim ini digunakan sebagai celana penambang karena bahannya yang tebal dan dapat menahan panas. Tetapi sekarang denim telah benyak diproduksi sebagai celana santai dengan berbagai macam model.

13. Kain Lycra

Kain licra adalah jenis kain yang bertekstur lembut dan elastis. Kain ini biasa digunakan sebagai bahan celana dalam.

14. Modal ( Polynosic)

Modal atau Polynosic biasa dikenal dengan nama Avril, hightell,vincell,zantrel dan lainnya. Modal merupakanselulosa yang diregenerasi, sejenis rayon viscosa dengan polimerisasi yang lebih tinggidan memiliki struktur microfibril dengan panjang molekul 2 kali lipat dari rayon. Kekuatan lebih tinggi tetapi daya mulur( elastisitas) lebih rendah. Modal dapat dicuci dengan deterjen biasa. Dalam proses menyetrika dapat disetrika dengan suhu sedanga agar bahan licin dan terlihat berkilau.

15. Aramid

Aramid banyak digunakan sebagai bahan untuk baju pemadam kebakaran, pembalap mobil dan motor. Aramid termasuk jenis Nylon yang merupakan bahan yang tahan api, tahan suhu api dan terbakar pada suhu 53 Celsius.

Sekian Infonya...Semoga bermanfaat..


Selasa, 18 Oktober 2016

Mengenal Jenis-Jenis Kain Dalam Pembuatan Busana (part1)

Dalam pembuatan busana kita memerlukan kain sebagai bahan dasar pembuatan busana. Setiap busana memiliki model yang berbeda serta kesempatan pemakaian yang berbeda. Busana pesta tentu memiliki perbedaan model dengan busana kerja. Selain itu syarat bahan yang akan digunakan tentu akan berbeda. Untuk busana pesta tentu kita memilih bahan yang berkilau, lembut, melangsai ataupun bahan berkualitas bagus agar terlihat mewah. Sedangkan untuk busana kerja kita memerlukan bahan yang tidak mudah kusut, tahan cuci sehingga awet digunakan dalam jangka waktu yang lama dan biasanya kita akan memilih bahan yang cenderung tebal. Demikian juga untuk baju rumah, tentu kita memilih bahan yang dapat menyerap keringat dan tahan cuci. Kita tidak perlu bahan yang terlihat mewah dipakai ataupun bahan yang tidak cepat kusut untuk pakaian rumah. Untuk pakaian rumah tentu kita akan memilih bahan yang nyaman dikenakan. Karena setiap busana memiliki syarat bahan tersendiri maka kita perlu mangenal macam-macam kain sehingga dapat memilih kain sesuai dengan kegunaannya. Berikut ini adalah beberapa jenis kain dan ciri-cirinya:

1. Kain Blacu

Mengenal Jenis-Jenis Kain Dalam Pembuatan Busana (part1)

Kain ini terbuat dari bahan kapas. Kain ini merupakan bahan yang belum selesai proses penyempurnaannya.Bahan ini cenderung kasar dan berwarna kuning gading dan memiliki bintik-bintik kehitaman pada seratnya. Kain blacu tidak tahan dengan udara lembab sehingga akan cepat berjamur dan warnanya berubah menjadi kuning. Biasanya bahan ini dijadikan sebagai bahan praktek dalam proses belajar menjahit. Dan bahan ini pun memiliki harga yang terjangkau.

2. Kain Wool

Kain wool merupakan kain yang dibuat dari bulu domba. Kain ini dibuat dengan cara dikempa. Kain wool digunakan sebagai bahan busana kerja seperti pembuatan jas,blazer dan celana. Kain ini memiliki sifat mudah dibentuk dengan dipress dan tidak mudah kusut. Bahan ini akan memberi rasa hangat pada sipemakai. Oleh karena itu bahan wool ini sangat cocok dijadikan sebagai mantel untuk musim dingin. Untuk menentukan keaslian bahan wool kita bisa mengujunya dengan membakar serat kain. Kain wool asli akan berbau seperti bulu terbakar dan sisa pembakarannya langsung menjadi abu. Jika ada bagian sisa pembakaran yang menggumpal maupun bau plastik terbakar bisa jadi itu merupakan wool campuran.
3. Kain Katun
Mengenal Jenis-Jenis Kain Dalam Pembuatan Busana (part1)
kain katun juga merupakan kain yang terbuat dari serat kapas. Kain ini memiliki sifat menyerap keringat (higroscopis) sehingga nyaman digunakan. Biasanya cenderung mudah kusut tetapi berdasarkan kualitas dari katun itu sendiri. Karena katun dipasaran biasanya memiliki beberapa jenis dengan kualitas berbeda seperti katun jepang, katun minyak, katun paris, katun silk dan lain-lain.

4. Kain PE 

Kain PE merupakan kain yang menyerupai kain katun tetapi tidak berasal dari serat kapas. Kain ini terbuat dari benang polyester yang merupakan kain dari serat sintetis. Kain ini terasa agak panas jika digunakan. Dari segi kualitas bahan ini masih dibawah bahan katun.

5. Kain Acrylic

Kain acrylic merupakan bahan yang sering digunakan untuk bahan pembuatan kemeja. Kain ini terbuat dari komponen kimia dari asam acrylic. Bahan ini menyerupai bahan wool. Bahan ini nyaman digunakan dan juga memberi rasa hangat pada sipemakai. Tetapi bahan ini kurang menyerap keringat sehingga kurang nyaman digunakan saat cuaca panas.

6. Kain Ciffon

Mengenal Jenis-Jenis Kain Dalam Pembuatan Busana (part1)
Kain ciffon merupakan kain yang sangat ringan. Kain ini memiliki tekstur yang lembut, sedikit berkilau dan transparan. Banyak digunakan sebagai bahan untuk hijab, seledang dan busana pesta. Kain ini terbuat dari bahan katun campuran, sutra campuran maupun dari serat sintetis.

7. Kain Ceruti

Kain Ceruti memiliki kararter yang hampit sama dengan kain ciffon. Kain ini sama-sama ringan tetapi kain ceruti memiliki tekstur lebih berserat dan tidak berkilat. Bahan ceruti banyak digunakan sebgai bahan hijab karena bahannya yang mudah diatur dan melangsai.

8. Kain Flanel

Mengenal Jenis-Jenis Kain Dalam Pembuatan Busana (part1)
Kain flanel merupakan kain yang berasal dari serat wool tanpa ditenun. Bahan ini sedikit tebal dan lembut.Kain flanel dengan kualitas bagus biasanya dibuat sebagai mantel maupun kemeja. Kain flanel juga bisa kita jadikan aneka souvenir. Kelemahan bahan ini adalah cepat berbulu sehingga dalam pencuciannya tidak bisa disikat.

Sekian Infonya..Semoga Bermanfaat...


Tips Merawat Hijab


Tips Merawat Hijab

Tidak dapat dipungkiri penggunaan hijab sedang trend saat ini. Pengguna hijab pun berasal dari berbagai kalangan. Bahkan selebriti pun sudah banyak yang menggunakan hijab. Trend ini pun membuat semakin banyaknya jenis hijab yang dijual dipasaran dengan bahan dan model yang beragam. Sebagai pengguna hijab kita tentu tidak ingin hijab kesayangan kita rusak sehingga tidak bisa digunakan lagi. Agar hijab tidak rusak dan bisa tahan lama tentu diperlukan perawatan khusus. berikut ini adalah beberapa tips untuk merawat hijab :

Tips Merawat Hijab
Sebelum mencuci sebaiknya perhatikan label yang terdapat pada hijab. Biasanya pada label dijelaskan cara pemeliharaan hijab sesuai bahan hijab.






Pencucian hijab sebaiknya dengan cara manual agar serat hijab tidak rusak. Rendam dengan air yang telah diberi deterjan dan kucek hingga bersih.Jangan menuangkan deterjen langsung pada jilbab karena akan membuat warna menjadi pudar.

Jangan gunakan sikat karena akan merusak serat hijab.

Jangan gunakan pemutih untuk menghilangkan noda pada hijab karena akan merusak warna.

Bilas dengan air bersih dan jangan menjemur hijab pada sinar matahari langsung karena akan membuat warna menjadi pudar. Sebaiknya hanya diangin-anginkan saja dan jemurlah dengan bagian dalam hijab berada diluar. Tidak usah diperas ketika mencuci.

Setrika dengan temperatur yang dianjurkan pada label hijab. Bahan Hijab yang terbuat dari polyester tidak bisa disetrika dengan suhu tinggi karena akan merusak serat kain. Dan bahan hijab yang berasal dari bahan katun sebaiknya disetrika dengan panas sedang agar cepat licin.

Tips Merawat Hijab

Simpan menggunakan hanger khusus hijab agar rapi dan tidak kusut ketika disimpan. Perawatan yang tepat tentu akan membuat hijab tidak cepat rusak sehingga dapat dipakai untuk waktu yang lama. Sehingga koleksi hijab anda selalu bisa dipakai dan terlihat bagus.
Sekian infonya.... Semoga bermanfaat...


Tips Memilih Bahan dan Memelihara Busana Pesta

Tips Memilih Bahan dan Memelihara Busana Pesta

Busana pesta merupakan busana yang digunakan untuk kesempatan pesta. Pada acara pesta tentu kita ingin memakai busana yang terlihat anggun dan mewah.  Pemilihan bahan yang digunakan untuk pembuatan busana tentu berpengaruh pada bentuk busana yang dibuat. Untuk busana pesta kita bisa memilih bahan yang memiliki pegangan yang lembut dan halus, berkilau dan melangsai atau tidak kaku. Berikut merupakan bahan-bahan yang bisa digunakan untuk pembuatan busana pesta:

1. Sutra (Silk)

Sutra merupakan bahan yang terbuat dari kepompong ulat sutra. Bahan ini merupakan bahan yang berasal dari serat alam. Sutra asli (pure silk) memang mempunyai harga yang tinggi tetapi dipasaran biasanya juga menyediakan bahan sutra campuran dengan harga yang lebih terjangkau. Bahan sutra sutra terasa lembut jika dipegang, berkilat dan melangsai. Bahan ini sangat cocok digunakan untuk busana pesta. Bahan sutra memiliki sifat higroscopis sehingga sangat menyerap keringat sehingga nyaman digunakan saat cuaca panas, selain itu sutra juga terasa dingin saat digunakan. Karena bahannya yang terbuat dari serat alam maka diperlukan cara-cara khusus dalam perawatannya. berikut adalah cara perawatan bahan sutra.

  • Disimpan dalam kondisi kering
  • Mencuci bahan sutra harus menggunakan sabun khusus untuk sutra atau menggunakan sabun dengan Ph rendah seperti sabun bayi.
  • Cuci dengan air hangat dan jangan disikat
  • Bahan sutra tidak boleh dijemur dibawah terik matahari tetapi hanya diangin-anginkan saja.
  • Pada saat menyetrika gunakan suhu rendah agar sutra tidak rusak.

2. Ciffon 

Bahan Ciffon merupakan bahan yang lembut, transparan dan jatuh mengikuti bentuk badan. Bahan Ciffon yang memiliki kualitas bagus akan terasa dingin jika digunakan. Sebagian Ciffon dengan kualitas sedang akan terasa agak gerah ketika digunakan pada saat cuaca panas. Bentuk bahan yang sedikit berkilat akan memberikan kesan mewah pada busana yang menggunakan bahan ini. Biasanya bahan ini digunakan pada selendang, gamis,dress, blouse,bahkan pelengkap kebaya maupun sebagai bahan jilbab. Bahan ini mudah bertiras jadi untuk pembuatan busana menggunakan bahan iniharus segera dilakukan pengobrasan maupun di neci(wolsum). Ciffon juga mudah berkerut jika tersangkut pentul.Berikut ini adalah tips merawat busana dari bahan Ciffon :

  • Sebaiknya dicuci dengan cara manual dengan air sedikit hangat.
  • Jangan digabungkan dengan bahan berwarna lain karena bahan ini mudah menyerap warna.
  • Jangan diperas.
  • Bahan susut oleh air, tetapi setelah kering akan normal kembali.Dalam proses pemotongan bahan sebaiknya bahan direndam dulu sebelum dilakukan proses pemotongan bahan untuk menghindari penyusutan bahan.
  • Setrika dengan temperatur rendah karena penyetrikaan dengan temperatur tinggi akan membuat ciffon berkilat bahkan meleleh. Sebaiknya gunakan alas pada saaat menyetrika busana dari bahan Ciffon.

3. Kain Viscose 

Jenis kain Viscose biasa digunakan sebagai bahan untuk pembuatan busana pesta. Bahan ini terasa lembut dikulit. Selain itu bahan ini juga menyerap keringat dan berkilau sehingga sangat cocok digunakan untuk busana pesta.Tips memelihara busana dari bahan viscose :
  • Pada saat pencucian jangan direndam terlalu lama karena akan mengurangi kekuatan serat kain.
  • sebaiknya dicuci dengan cara manual dan hanya dikucek-kucek. Jangan menggunakan sikat yang memiliki bulu yang kasar untuk mencuci bahan ini.
  • Setrika menggunakan temperatur sedang dan gunakan alas pada waktu menyetrika.
  • Simpan dalam kondisi kering.

4.Kain Polyester.

 Bahan Polyester sering juga digunakan sebagai bahan untuk busana pesta.Bahan ini merupakan bahan sintetis yang terbuat dari bijih plastik. Bahan ini merupakan bahan yang berkilau, licin dan tidak mudah kusut. Bahan ini bisa juga digunakan untuk busana pesta dan merupakan bahan dengan harga terjangkau.Bahan ini kurang menyerap keringat sehingga agak panas jika digunakan. Berikut ini adalah cara perawatan bahan polyester :
  • Cuci menggunakan sikat lembut atau cukup dikucek saja karena seratnya mudah berbulu.
  • Setrika dengan temperatur sedang karena bahan ini mudah meleleh jika terkena panas. Gunakan alas ketika menyetrika
  • Jangan terkena noda ataupun minyak karena akan susah untuk dihilangkan.
  • Simpan dengan cara di gantung dan dalam kondisi kering.
Sekian infonya...Semoga bermanfaat.....